Mendekati sesak.

Dalam beberapa hari ini kita semakin di sudutkan pada kenyataan pahit juga sesak,entah di sengaja atau hanya sandiwara yang bisa membuat ku terhenyak dari keceriaan.Kadang sulit untuk percaya apa yang sedang ku lalui,miris hati,pening otak,layu tubuh,seakan untuk berlari pun tak bisa……..di sini aku memang menyumbang kesalahan itu. Jika hembusan nafas ini masih segar berarti semoga saja aku tetap bisa menatap indahnya dunia ini yang masih banyak yang belum ku nikmati sambil kita memaafkan kesalahan kita masing-masing tanpa egoisme berlebih yang kadang menghancurkan kita. ”Dari hati yang mendekati sesak berperang dengan hati nurani yang sulit ku lawan”.

Neraka yang nyata

welcome to the real world.Salam jumpa lagi di blog aku,thank yang sudah sudi mampir.Satu hari lagi lebaran,yang kata orang adalah hari penuh berkah tapi apa dengan berkah itu kita mesti menghambur-hamburkan sesuatu yang sebenarnya adalah hampa dan kosong.Sementara barjuta ibu-ibu menjerit tertimpa,tertindas,merangkak,mengejar setabur rejeki hingga menjerit,terurai air matanya bercampur darah.Aku melihat itu semua sampai merinding,seakan mereka sedang berkubang di api neraka.Atau memang sudah tidak ada cara untuk membahagiakan mereka,membasuh nanar kepedihan di negeri ini.

tommorow never end

uraikan malam sendiri tanpa terasa hari makin cepat berlalu’yang ku nikmati hanya kesenangan meski lebaran makin dekat.Apa tak kan lebih banyak waktu,kan tersisa agar terbangun dari tidur panjang ku.Rush time will be come soon”

My first blog

Assalamualaikum Di sore yang dingin ini gw ikut sampaikan uneg-uneg lewat blog yg tetap relevan untuk generasi mendatang.Jika boleh isyarat kan pada dunia masih kah ada teknologi yang bisa mempermudah untuk ngeblog,tentu teman-teman akan rajin ngeblog di mana pun,misal di warung,di kebun,di pasar atau pun di mana saja kita mau.Maaf kalo ada yg mau kasih saran,jangan ragu kritik saja gw.

Halo dunia!

Welcome to Blogdetik.com. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!